Keseharian di Amisewaka – DLCC

Empat bulan telah berlalu, siswa-siswi kami menjalani proses pembelajaran secara teori di dalam kelas dan praktek langsung sebagai bagian dari pelatihan keterampilan mereka. Waktu yang cukup singkat namun sangat menarik kami lalui di Center. Para instruktur baru telah direkrut dan dilatih, kurikulum telah disesuaikan, dan siswa-siswi telah difasilitasi dengan seragam baru untuk dikenakan selama pelatihan.
Saluran berita CNN Indonesia menampilkan Amisewaka – Desa Les Community Center (DLCC) dalam edisi khusus. Cuplikan, bagian dari seri “CNN Heroes Indonesia”, merayakan kontribusi lama yang dibuat oleh manajer proyek kami, Rucina Ballinger, untuk Bali dan orang-orangnya – dengan pekerjaannya di Amisewaka – DLCC sebagian besar dari itu. Rucina telah dipekerjakan oleh Amicorp Community Foundation
Luh Yuliasari, DLCC Student

Bertemu dengan Luh Yuliasari murid

Butiang Atas, Les Village, Tejakula Luh yuliasari atau biasa di panggil Yulia, tinggal di dataran tinggi tepatnya di desa Butiang (itu merupakan tempat tertinggi dari kawasan Buleleng). Untuk mengunjungi Yuliasari, tim kami berusaha dengan keras untuk mencapai rumah dari luh yuliasari. Rumah yuliasari berlokasi di ujung pegunungan Desa Les. Terdapat hanya dua sampai tiga rumah
Gede Jemi Wijaya – Butiang, Les Village, Tejakula. Jemi tinggal di Butiang, Desa Les, bertempat di pelosok desa dengan lingkungan yang memiliki keterbatasan finansial. Dia lahir di Tobadak, area terpencil di kawasan Mamuju, sebelah selatan Sulawesi. Dia dan keluarganya merupakan pendatang di Sulawesi. Ayah jemi bekerja di Sulawesi sebagai buruh bangunan. Karena penyakit ibu jemi
Dengan senang hati kami umumkan bahwa 100 siswa pertama telah tiba di Amisewaka-DLCC. Para siswa baru merupakan gabungan dari perempuan dan laki-laki muda dengan usia antara 18 sampai dengan 23 tahun, dengan mayoritas berasal dari Desa Les. Di hari-hari pertama mereka berfokus dengan saling mengenal satu sama lainnya dan melakukan masa orientasi pengenalan kampus, serta
On July 18th, the Grand Opening, took place. We celebrated the occasion with lots of local festivities, dance and gamelan performances by local Les students, a street party open to the whole community with traditional food courts, and performances by famous local Balinese artists.

Our Eco Building

After six years of hard work, careful planning, fundraising, and development, the center's construction is coming to an end. Our non-profit center will provide important vocational and life skills for young people in Bali and its surroundings.

Cerita Gamelan Kami

GAMELAN SEGARA MADU Amisewaka bangga memiliki seperangkat instrumen gamelan baru. Karena musik gamelan adalah bagian dari kurikulum, oleh karena itu instrumen haruslah tersedia. Maka, sebuah gamelan dibuat khusus dan dipesan di tempat pengecoran alat-alat gamelan Sidi Rahayu di Sawan, Buleleng, Bali Utara. Gamelan haruslah unik dan mengikuti perkembangan. Karena Amisewaka berada di dekat laut, tema
TOP